hukum tanpa keadilan adalah kering keadilan tanpa kepastian adalah rapuh

Kuala Tungkal, 7 Juli 2026 – Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal, YM. Sri Rizki Dwi Putri, S.H., M.H., mengikuti kegiatan Pendidikan Filsafat Keadilan bagi Hakim Seluruh Indonesia yang diselenggarakan sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, integritas, serta nilai-nilai keadilan dalam pelaksanaan tugas peradilan.
Kegiatan ini menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menegaskan pentingnya keseimbangan antara hukum, keadilan, dan kepastian hukum melalui pesan yang sarat makna:
"Hukum tanpa keadilan adalah kering, keadilan tanpa kepastian adalah rapuh."
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh hakim untuk senantiasa menegakkan hukum yang berlandaskan keadilan, integritas, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pencari keadilan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh hakim semakin memperkuat kapasitas intelektual dan moral dalam mewujudkan peradilan yang agung, profesional, dan berkeadilan.
Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih formal untuk dipublikasikan di website Pengadilan Agama Kuala Tungkal atau versi singkat untuk media sosial.

